Hujan 01 Januari, Kado Tahun Baru Bagi Warga Satarmese

KOMODOPOS.com-SATARMESE-Hujan yang mengguyur deras di akhir tahun 2019 dan awal tahun baru 2020 membuat warga Jakarta kalang kabut. Berita terkini dari sejumlah media online melaporkan setidaknya 9 orang warga Jakarta dinyatakan tewas terpapar banjir. Hujan membawa bencana bagi Jakarta.

Tidak demikian bagi warga beberapa desa di kecamatan Satarmese, kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Terutama di desa Golo Muntas, desa Satar Lung, sebagian wilayah desa Mocok dan desa Lungar dan sejumlah desa lain di sekitar Iteng, ibukota kecamatan Satarmese. Hujan yang mengguyur deras melanda wilayah itu sejak petang hingga Rabu malam, 01 Januari 2020 merupakan kado Tahun Baru bagi warga di kecamatan ini.

Pasalnya, hujan yang turun sejak November 2019 di daerah lain, tak setetespun jatuh di kecamatan ini. Akibat kekeringan, sejumlah tanaman komoditi milik petani banyak layu terkulai. Bukan hanya itu. Ladang atau kebun petani belum dapat ditanami karena tak ada hujan. Hewan ternak milik warga di sana juga kesulitan mendapatkan pakan segar.

Pantauan Komodopos.com di wilayah ini, Selasa (31/12/2019) menunjukkan kekeringan akut melanda wilayah selatan Manggarai itu. Tanaman komoditi milik petani setempat terlihat layu, bahkan ada yang mati kekeringan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebun-kebun petani di wilayah lain.

Ponsianus Parus, salah seorang warga kampung Purang Munde, desa Mocok mengaku kesulitan mendapatkan sayur segar. “Kebun belum bisa ditanami karena ketiadaan hujan”, ujar Parus.

Ia menambahkan, pohon cengkeh, cokelat dan jambu mente ada yang mati terpapar kekeringan. *(Robert Perkasa)

Gempita Warga Pong Utung Rayakan Tahun Baru di Wae Care Beach

KOMODOPOS.com-SATARMESE-Beragam ekspresi memeriahkan Tahun Baru 2020. Di Pong Utung dan Purang Munde, desa Mocok, kecamatan Satarmese, ratusan warga memilih Wae Care Beach sebagai destinasi wisata Tahun Baru, Rabu (01/01/2020). Kendati jarak tempuh berkiloan meter, namun animo warga mengekspresikan gempita Tahun Baru, tak dapat diurung. Ratusan warga dewasa dan anak-anak, laki-laki dan perempuan ikut dalam rombongan tamasya Tahun Baru di Wae Care beach.

Wae Care Beach terletak di sebelah timur Iteng, kecamatan Satarmese, kabupaten Manggaŕai, Nusa Tenggara Timur. Tempati ini ramai dikunjungi warga setempat untuk berwisata. Menikmati hari liburan, seperti moment tahun baru ini. Meski jarak tempuh cukup jauh dari kampung warga, namun mereka rela membuang biaya sekedar menikmati pesona Wae Care Beach yang eksotik. Kondisi udara terasa segar ketika berada di sepanjang bibir pantai ini. Di tengah desiran ombak siang hari, warga tampak enjoy bercengkrama ria dengan keluarga meteka di pinggir pantai ini.

Piknik di alam terbuka. Menari ikuti irama alam sembari menikmati desiran ombak serta view laut karya Sang Ilahi yang agung. Mereka tampak sangat happy mensyukuri Tahun Baru di tempat ini.

Menu makanan apa adanya. Ikan dan beberapa ekor ayam dipanggang di tepi pantai. Makan bersama sembari mencicipi keindahan panorama bibir pantai “sejuta batu” itu. *(Robert Perkasa)