
KOMODOPOS.com-RUTENG-
Panitia Tahbisan Uskup Mgr.Siprianus Hormat, Pr telah merancang berbagai agenda kegiatan yang akan dilakukan baik sebelum perayaan tahbisan maupun setelahnya.
Bapak Uskup Mgr.Siprianus Hormat,Pr akan mengunjungi berbagai panti karya sosial Gereja Keuskupan Ruteng selama ini seperti Panti Damian Cancar, SLB Karya Murni, Panti Renceng Mose, Panti Asuhan Wae Peca, dll. Karya sosial ini melintasi batas-batas agama. Karena itu Bapak Uskup juga akan bertandang ke Pesantren di Reo dan Panti Muslim di Labuan Bajo.
Selain itu panitia tahbisan juga merencanakan kegiatan bakri sosial (baksos) untuk orang sakit di tiga tempat di tiga wilayah Kabupaten Manggarai Raya. Dalam kerja sama dengan Komunitas Cinta Kasih (KCK) Denpasar, panitia juga akan menyelenggarakan operasi katarak gratis di RSUD Ben Mboi Ruteng, tanggal 28 April-3 Mei 2020.
Perayaan iman tahbisan meliputi pula aspek ekologis. Dalam upaya mewujudkan integritas (keutuhan) ciptaan ini, panitia dalam kerja sama dengan Pemda, Paroki, KBG dan masyarakat, tengah melaksanakan berbagai kegiatan kebersihan di jalan-jalan dan tempat-tempat umum. Puncak kegiatan ekologis ini adalah kegiatan penghijauan bersama Bapak Uskup Sipri di Golo Lusang pada tanggal 13 Maret 2020.
Perayaan Tahbisan Uskup mengungkapkan sukacita dan meneguhkan persaudaraan umat. Oleh sebab itu selama hampir sepekan dari tanggal 15-19 Maret, akan diadakan Pameran tentang karya evangelisasi dan karya sosial Gereja di Lapangan Parkir Katedral Ruteng. Pada kesempatan itu pula berbagai kelompok seni dari sekolah dan lembaga akan menghibur umat dengan atraksi dan pentas seni.
Ketua Umum Panitia Tahbisan, Rm. Alfons Segar, Pr memaparkan hal tersebut ketika menggelar Konferensi Pers Tahbisan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat,Pr di Ruteng pada Selasa, 25 Februari 2020 yang dikutip Floresnews.net dari keuskupanruteng.org. *(Serilus Djoebadang/Robert Perkasa)
Konferensi Pers Tahbisan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, 19.Maret 2020
Bapak/Ibu, Sdr/i, Teman-Teman Pers dan Media yang terhormat,
Tak lama lagi, pada tanggal 19 Maret 2020, umat Allah Keuskupan Ruteng merayakan dengan penuh syukur dan sukacita peristiwa sangat penting dalam ziarah imannya, yaitu tahbisan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat.
Tema perayaan tahbisan ini adalah: “Perayaan Iman Umat Allah Keuskupan Ruteng dalam Semangat Omnia In Caritate”.
Dari tema ini tampaklah bahwa tahbisan uskup bukan hanya sebuah perayaan liturgis (ibadat) tetapi sebuah perayaan iman seluruh umat Allah Keuskupan Ruteng. Perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan dan meneguhkan iman yang utuh (holistik), dinamis dan transformatif di tanah Nucalale ini.
Momentum Tahbisan ini hendaknya meresapi dan menyemangati seluruh pelayanan pastoral di keuskupan ini dalam kasih, selaras dengan motto tahbisan bapak Uskup Siprianus Hormat: “Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih” (1Kor 16:14), Omnia in Caritate.
Seluruh rangkaian kegiatan tahbisan Uskup Ruteng dikemas dalam rangka mewujudkan arah dasar perayaan di atas. Untuk itu yang dilakukan pertama-tama adalah penguatan aspek spiritual umat. Hal ini terungkap melalui pendarasan doa dan ibadat Tahun Penggembalaan sejak awal Januari 2020, katekese umat tentang gembala dalam masa puasa, Triduum dan Vesper Agung, yang berpuncak pada perayaan tahbisan Uskup pada tanggal 19 Maret di Gereja Katedral Ruteng dan misa pontifikal Uskup pada tanggal 21 Maret 2020.
Iman terwujud dalam pelayanan kasih bagi orang yang sakit, susah, miskin dan menderita.
Karena itu Panitia Tahbisan merancang pula berbagai kegiatan sosial yang akan dilakukan baik sebelum perayaan tahbisan maupun setelahnya.
Bapak Uskup Sipri akan mengunjungi berbagai panti karya sosial Gereja Keuskupan Ruteng selama ini seperti Panti Damian Cancar, SLB Karya Murni, Panti Renceng Mose, Panti Asuhan Wae Peca, dll. Karya sosial ini melintasi batas-batas agama. Karena itu Bapak Uskup juga akan bertandang ke Pesantren di Reo dan Panti Muslim di Labuan Bajo.
Selain itu panitia tahbisan juga merencanakan kegiatan Baksos untuk orang sakit di tiga tempat di tiga wilayah Kabupaten Manggarai Raya. Dalam kerja sama dengan Komunitas Cinta Kasih (KCK) Denpasar, panitia juga akan menyelenggarakan operasi katarak gratis di RSUD Ben Mboi Ruteng, tanggal 28 April-3 Mei 2020.
Perayaan iman tahbisan meliputi pula aspek ekologis. Dalam upaya mewujudkan integritas (keutuhan) ciptaan ini, panitia dalam kerja sama dengan Pemda, Paroki, KBG dan masyarakat, tengah melaksanakan berbagai kegiatan kebersihan di jalan-jalan dan tempat-tempat umum. Puncak kegiatan ekologis ini adalah kegiatan penghijauan bersama Bapak Uskup Sipri di Golo Lusang pada tanggal 13 Maret 2020.
Perayaan Tahbisan Uskup mengungkapkan sukacita dan meneguhkan persaudaraan umat. Oleh sebab itu selama hampir sepekan dari tanggal 15-19 Maret, akan diadakan Pameran tentang karya evangelisasi dan karya sosial Gereja di Lapangan Parkir Katedral Ruteng. Pada kesempatan itu pula berbagai kelompok seni dari sekolah dan lembaga akan menghibur umat dengan atraksi dan pentas seni.
Kami mengucapkan terima kasih berlimpah kepada teman-teman Pers dan Media yang membantu Panitia untuk mempublikasikan dan mensosialisasikan berbagai kegiatan perayaan tahbisan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat.
Ruteng, 25 Februari 2020
Ketua Umum Panitia,
Rm. Alfons Segar, Pr
(Sumber: keuskupanruteng.org)











KOMODOPOS.com-LABUAN BAJO-Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Barat, Ir.Oktavianus Andi Bona mengatakan, alat berat dari Labuan Bajo telah meluncur ke lokasi longsor di Leda, desa Pangga, kecamatan Kuwus, kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis petang tadi. Jumat (28/2) pagi ini alat berat Dinas PUPR Mabar langsung eksekusi material longsoran di lokasi tersebut.Reaksi cepat Dinas PUPR Mabar itu dilakukan setelah mendapat laporan dari Camat Kuwus, Fransiskus Male .S.Pd. melalui Sekcam Kuwus, Gabriel Bagung,SE.
Gabriel menambahkan, satu-satunya akses alternatif sebagai solusi mengurai kemacetan arus lalulintas yakni mengalihkan seluruh armada angkutan umum maupun kendaraan pribadi ke ruas jalan alternatif dari dan menuju Goko Welu yakni Golowelu Ranggu – Wora – Cabang Ndiuk – Golo Lewe, demikianpun sebaliknya. *(Robert Perkasa)





