KOMODOPOS.com-LABUAN BAJO-Paulina Anut.(49), Melania Danut (45) dan Paulina Namis (38)
Ibu rumah tangga dari desa Galang. kecamatan Welak, kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengungkapkan kegembiraan mereka usai menerima sertifikat gratis pemberian Presiden Jokowi di halaman kantor Bupati Mabar, Selasa (21/1/2020). Mereka mengaku sangat bangga menerima sertifikat itu hari ini.
Berikut penuturan ibu-ibu rumah tangga dari desa Welak itu ketika ditanya Komodopos.com sesaat usai menerima sertifikat.
Menghidupi keluarganya, Paulina rela meninggalkan rumahnya di kampung Weto bekerja sebagai pedagang di pasar Lembor. Selama 15 tahun menjual berbagai jenis sayuran dan sembako di pasar Lembor. Pekerjaan itu ditekuni Paulina dengan sabar, apa adanya.
Paulina mengaku, kerja selama 15 tahun di pasar Lembor tidak mengubah kondisi ekonomi keluarganya karena modal usahanya minim. Tidak bisa meminjam uang ke Bank karena tidak ada barang jaminan.
“Saya sangat bangga menerima sertifikat ini dari Bapak Jokowi. Sertifikat ini saya gunakan sebagai jaminan pinjaman di Bank untuk menambah modal usaha saya di pasar”, kata Paulina.
Senada, Melania Danut (45). Ibu 9 anak ini bekerja sebagai ibu rumah tangga di desa Welak. “Kami sangat senang sekali terima ini sertifikat dari Bapak Jokowi. Ini pengalaman luarbiasa dalam hidup kami sebagai petani. Sertifikat ini sebagai modal kami berusaha unruk membiayai pendidikan 6 anak saya yang masih duduk di bangku sekolah.
Paulina Namis (38) juga mengaku senang menerima sertifikat dari Presiden Jokowi. Paulina mengisahkan selama ini, suaminya mencari nafkah di Malaysia untuk menghidupinya bersama 3 anaknya. Kini, 2 anaknya sedang duduk di bangku SMA dan SMP.
“Kami senang sekali menerima sertifikat ini dari bapak Jokowi. Terimakasih banyak bapak Jokowi. Kami dari kampung bisa bertemu dengan Presiden kami. Ini sungguh luar biasa karena tidak mungkin terulang lagi. Sertifikat ini menjadi modal kami membiayai pendidikan anak kami. Karena selama ini suami sayaverpaksa merantau ke Malaysia mencari nafkah untuk kami”, ujar Paulina sembari tersenyum sumringah.
Kepala Desa Galang, Ari Samsung meminta warga penerima sertifikat untuk memanfaatkannya secara benar dan bijak.
Kita mesti bersyukur. Sebab, dari ratusan ribu rakyat yang ada di seantero Manggarai Barat, kita mendapat sertifikat gratis dari Presiden Jokowi. Karena itu, saya minta warga saya di desa Galang agar gunakan sertifikat itu dengan cerdas dan bijak. Simpan baik-baik jangan sampai hilang”, pinta Ari Samsung yang setia mendampingi warganya selama berada di Labuan Bajo.
Sertifikat untuk rakyat
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, sertifikat ini untuk rakyat. Ini Program strategi nasional yang dilaksanakan untuk membantu rakyat”, kata Presiden disambut sorak-sorai ribuan warga yang hadir dalam forum itu.
Presiden Jokowi menyampaikan betapa penting memiliki seritifak tanah. Sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan hukum atas kepemilikan tanah.
“Jaga ini baik-baik”, pesan Presiden.
seraya menambahkan, “Ini bisa simpan di Bank sebagai agunan modal usaha. Ingat modal usaha, ya. Bukan untuk kredit beli mobil lalu ditarik dealer”, kata Jokowi disambut gelak tawa hadirin.
Penyerahan sertifikat gratis ini, agenda terakhir kunjungan Presiden Persiden Jokowi selama 3 hari 2 malam di kota pariwiata super prioritas itu. Dari halaman kantor Bupati Mabar, Presiden Jokowi dan ibu negara Iriana Jokowi langsung menuju Bandara Komodo sekitar pukul 10.00 Wita.
Pantauan Komodopos.com, sebelum meninggalkan Labuan Bajo, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi berkesempatan selfi ria bersama warga yang mengerumuninya sembari bergegas pelan menuju mobil RI 1 yang parkir di depan teras Kantor Bupati Mabar. *(Robert Perkasa)


KOMODOPOS.com-LABUAN BAJO-Itulah kalimat yang spontan diucapkan oleh ribuan warga penerima sertifikat tanah yang dibagikan gratis oleh Presiden Jokowi di halaman kantor Buoati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/1/2020) pagi.

Ibu-ibu rumah tangga dari desa Galang, kecamatan Welak yang menerima sertifikat gratis dari Presiden Jokowi. Foto ; Robert Perkasa/Komodopos.com













