
WELAK-KOKOMODOPOS.com– Hujan lebat disusul longsor menerjang desa Watu Umpu, kecamatan Welak, kabuoaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (20/1/1020). Akibat longsor, akses jalan dari dusun Labe, Tadong hingga kampung Epanderu di desa ittu terpantau lumpuh total terimbun material longsor. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas angkutan pedesaan menuju kampung tersebut lumpuh total sejak longsor terjadi hingga berita ini dihimpun.

Kepala Desa Watu Umpu, Lasarus Radun, S.Pd etika dikonfirmasi via Whatsapp, Rabu petang (22/1/2010) terkait musibah tersebut. menjelaskan, tidak korban jiwa dalam musibah ini. Namun sejak longsor terjadi, akses jalan menuju dusun Lane hingga Ependeru lumpuh total tertimbun material longsor.
Ia menambahkan selain akses jalan yang lumpuh, lahan perkebunan warga petani di sana juga terdampak longsor. Para petani merugi karena tamanam komoditi mereka tertimbun tanah longso dan terbawa longsor.

“Benar kawan. Longsor terjadi di dsa Watu Umpu, pada hari Senin, sore kemarin. Titik longsor terjadi di jalur jalan dari dusun Labe, Tadong dan Epanderu. Tidak, ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya kerugian tanaman vanili, cengkeh dan kakao yang menjadi kesedihan bagi masyarakat desa Watu Umpu,, khususnya dusun Labe dan Tadong”, ungkapnya.
Dia katakan, sejak Senin sore jalan penghubung antara dua anak kampung itu ditutupi material batu, kayu dan tanah ,Hal ini menyebatkan akses jalan menuju kampung Tadong untuk sementara belum bisa di gunakan.

Kerja Gotong royong
Hari ini, Rabu (22/01/2020), Kades Watu Umpu bersama warga dusun Labe dan Tadong bergerak ke titik longsor mengurai material longsor yang menimbun badan jalan agar bisa dilintasi. Namun aksi gotong royong ini belum merubah kondisi yang ada karena mereka hanya menggunakan alat pertanian seadanya seperti skop dan linggis.
Ia berharap pemkab Mabar mendatangkan alat berat ke lokasi longsor agar cepat mengatasi keadaan yang menyulitkan warga di desa itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Manggarai Barat, Dominikus Hawan mengatakan, belum tahu kejadiannya. “Kami belum tahu”, jawabnya saat dikonfirmasi Komodopos.com via Whatsapp, Rabu (22/1/2010) malam.
Segera ditangani
Kepala Dinas PUPR Mabar, Ir.Oktavianus Andi Bona menegaskan, semua ruas jalan di wilayah kabupaten Manggarai Barat yang terdampak bencana longsor segera ditangani dalam waktu dekat, termasuk di desa Watu Umpu. Saat ini Dinas PUPR Mabar berkoordinasi dengan BPBD selaku instansi teknis terkait bencana alam di wilayah kabupaten Mabar. Dinas PUPR selaku eksekutor di lapangan. Kini sedang menyiapkan armada alat berat, personil, bahan bakar dan biaya kegiatan.
“Dinas PUPR akan segera menangani semua dalam waktu dekat. Semua ruas jalan yang mengalami longsor dan berakibat transportasi putus dan membahayakan manusia termasuk lahan pertanian masyarakat. Mohon kesabaran masyarakat karena kami harus siap alat berat, personil dan biaya bahan bakar sekarang. Kami akan koordinasi dengan BPBD”, jelas Ovan Adu. *(Robert Perkasa)


KOMODOPOS.com-LABUAN BAJO-Itulah kalimat yang spontan diucapkan oleh ribuan warga penerima sertifikat tanah yang dibagikan gratis oleh Presiden Jokowi di halaman kantor Buoati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/1/2020) pagi.

Ibu-ibu rumah tangga dari desa Galang, kecamatan Welak yang menerima sertifikat gratis dari Presiden Jokowi. Foto ; Robert Perkasa/Komodopos.com










